Kamis, 15 Januari 2015

Gadis Kecil yang Dewasa..



“Kak, begitu juga dengan kehidupan. Jika inginnya kita bersatu tapi kalau yang diatas tak mengizinkan maka kita tak akan bersatu” kata gadis kecil itu.

Percakapan itu saat diriku berlindung dibalik payung biru kecil dan ingin berjalan disampingnya tapi terhalang payung abu-abunya yang besar. Dibawah rintikan hujan di langit gelap yang bintang pun tak bisa terlihat karena tertutupi awan hitam. Saat gadis kecil itu berkata demikian, diriku hanya bisa tersenyum.

Gadis kecil ini hanya beda setahun dibawah usiaku. Tapi, tubuhnya kecil seperti anak usia SMP.

Kecil-kecil tapi dirinya sangat suka berkata-kata yang bahkan dirinya belum mengerti. Sampai-sampai salah diksi sering terjadi. Saya sadar, dirinya seperti itu karna dirinya pernah bercerita padaku. Katanya, dia juga tak suka orang yang manja keculi dirinya karna dia jarang bermanja-manja.

Saya tak bisa menulis banyak tentangnya, hanya saja saya tertarik dengan prawakannya. Gadis kecil yang beranjak dewasa. Senang rasanya bisa mengenal dirinya. Setiap individu punya khasnya masing-masing, sama seperti dirinya yang kecil tapi sudah bisa berbicara layaknya orang dewasa. Meski, dirinya mengakui bahwa dirinya kok bisa berkata demikian.

Itulah pengalaman yang membuat setiap individu memberikan sesuatu perubahan untuk kedepannya. Tubuh boleh kecil, tapi individu bisa akan besar, besar, dan besar sesuai dengan pengalaman yang telah diperoleh. Individu tidak akan mungkin bisa mengacuhkan hal-hal yang sudah dilewati. Detik tak akan pernah berhenti, seolah tak peduli dengan apapun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar