Minggu, 09 Juni 2013

Menjadi seperti "Lentera"


"Lentera" tak seperti 'Lampu' yang terang menerang.
Cahayanya redup, tapi tetap bisa menerangi orang lain.
"Lentera" tak seperti 'Lampu' yang bisa menyala terang, hanya dengan menekan tombol.
Banyak hal yang harus dilalui "Lentera" sebelum bisa memberikan cahayanya.
Walaupun harus melalui perjalanan yang tidak praktis untuk memberikan cahaya yang bahkan tak begitu terang,
Dia tetap menyala, memberikan cahaya pada siapapun yang membutuhkannya.
Dia Menerangi dalam Keterbatasannya.
Lalu, bagaimana dengan 'Lilin', yang juga sanggub berkorban demi orang lain ?
'Lilin' itu perumpamaan yang luar biasa.
Saya berharap saat keadaan membuat saya harus memilih,
Saya bisa berani bersikap seperti 'Lilin'.
Tapi, saat ini saya tetap ingin menjadi "Lentera"
Yang bisa menerangi orang lain lebih lama.
Lebih lama dibanding sebatang 'Lilin' yang sudah berkorban itu.
Asalkan "Lentera" selalu terisi,
Dia kan selalu menerangi dalam keterbatasan cahayanya.
Minyak pada "Lentera" ibarat "Motivasi" dalam diri.
"Motivasi" atau keinginan dalam diri untuk berguna bagi orang lain.
Saat "Motivasi"mu hilang, maka hilang jugalah cahayamu.
Jadi, selalu tanamkan "Motivasi" itu dalam dirimu.
"Motivasi" untuk berguna bagi orang lain.
Terutama bagi Orang  Tua, enggak perlu yang ribet,
Kamu belajar dengan baik ajah, itu udah jadi kebanggaan buat mereka.
Saat mereka bahagia, maka kamu sudah berguna,
Karena membahagiakan orang lain.

#ini catatan yang saya kutip sewaktu SMA dari sebuah novel yang berjudul "Rumah Lentera", jdi bukan tulisan saya pribadi.. ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar