Sore itu aku berjalan melangkahkan kaki-kaki kecilku ke tempat yang tak
kupikirkan sebelumnya. Sampai akhirnya aku berada dalam tengah-tengah kumpulan
orang yang membicarakan hal yang belum aku mengerti dan ketahui sebelumnya. Saat
itu, aku ingin segera beranjak dari itu semua karena takut kehadiranku
mengganggu dan tidak seharusnya ada dalam kumpulan itu.
Tapi, seseorang menegurku akan hal itu dan menyatakan bahwa ini adalah
sebuah forum rapat awal dari sebuah gerakan yang membuat langkah biru menuju
langit yang lebih positif lagi. Aku yakin akan dapatkan langit positif itu,
semuanya bisa percaya padaku untuk dapat bergabung pada gerakan itu kenapa aku
tidak memberikan kepercayaan pada diriku sendiri untuk berusaha menjalankan
pilihan yang diberikan padaku. Gerakan yang dinamakan “Indonesian Positive Movement (IPM)”, membuatku berpikir sejenak akan “siapa diriku ini, yang begitu berani
bergabung dengan mereka yang lebih dariku ?”.
Hati kecilku seakan tak percaya dengan langkah biruku untuk menuju langit
positif itu, disebuah gerakan yang mengarahkan semuanya kearah positif terlebih
sesuai dengan bidang kuliahku di psikologi yaitu pada mahzab psikologi positif.
Aku kemudian bertanya pada diriku yang awalnya percaya dapat membuat langkah
biruku kearah langit positif itu. “Orang-orang
memberikan kepercayaan padamu ! Kenapa kamu tak bisa memberikan secercah cahaya
biru kepercayaan pada dirimu sendiri untuk bisa menuju langit yang mengarahkanmu ke hal
yang positif itu !”, kembali lagi hati kecilku murka akan pikiran negatifku
terhadap diriku sendiri.
Aku pun memulai untuk bisa memberikan secercah cahaya kepercayaan pada
diriku, menjalankan semuanya dengan langkah yang lebih positif. Membuat orang-orang
bisa memberikan kepercayaannya kembali pada diriku, semuanya berjalan sesuai
dengan pikiran yang ku pikirkan. Sebab ku tahu bahwa apa yang terjadi pada
diriku merupakan pantulan cermin dari pikiranku, sehingga memaksaku untuk harus
berpikir positif agar bisa menuju hasil yang positif nantinya. Aku yakin aku
bisa, aku percaya aku bisa, karena semuanya aku mulai dan jalani dengan niat,
tindakan, dan pikiran yang positif sehingga akan mengahasilkan hal yang positif
pula, I Believe with That !!!.
Aku akan selalu berdo’a, berusaha dan berharap yang terbaik untuk semuanya,
sesuai dengan kemampuan yang kumiliki. “Tak
ada pilihan yang salah atau benar, yang ada hanyalah sebuah konsekuensi akan
pilihan itu” kata seseorang yang membuat beberapa pemikiranku terbuka akan
hal yang positif, masih ada banyak torehan yang menurutku lebih dari sebuah
kalimat darinya dan beberapa orang lainnya. Aku kan berbagi secercah cahaya
positif itu ke semua orang agar dapat melangkahkan langkah birunya ke langit
yang lebih positif lagi. Orang itu adalah seorang kakak yang ada di jurusan
maupun lembaga yang ku geluti sekarang, Rahmat Fajar Asis namanya dan tunggu
tokoh yang selanjutnya akan memberikan secercah cahaya positif itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar